Wajah Karangsong Dulu dan Sekarang, Bukti Metamorfosis Indramayu? (Kacamata Pendatang)

Karangsong, ramai wisatawan, 2018.
Sumber: Dokumen Pribadi
Karangsong adalah salah satu pantai yang ada di Kabupaten (kota) Indramayu. Dilansir dari traveling yuk.com (retrieved 13/02/2019), dalam beberapa tahun terakhir pantai ini menjadi daya tarik wisatawan yang berlibur ke kabupaten ini.

Beberapa alasannya antara lain, pantai ini bukan hanya menyuguhkan pemandangan laut saja, tetapi juga pengunjung bisa mengelilingi hutan bakau yang ada di pesisir pantainya. Selain itu, keunikan juga nampak mulai dari perjalanan menuju pantai. Seperti pemandangan para pengrajin kapal yang sedang membuat kapal kayu dalam ukuran kecil maupun besar. Memasuki area pantai, pengunjung juga akan melewati tempat pelelangan ikan yang pada jam-jam tertentu akan nampak para nelayan dan petugas TPI Karangsong yang sibuk melakukan pelelangan hasil tangkapannya.

Menarik bukan? Namun, perlu Anda ketahui. Faktanya, sebelum ramai dikunjungi wisatawan, pantai Karangsong masih bernuansa asri dan alami. Dan tentu saja minim pengunjung, itu pun lebih didominasi oleh pemuda-pemudi. Tanpa adanya pengelolaan, banyak dijumpai sampah-sampah yang berserakan di hamparan pasirnya, yang kemungkinan hasil bawaan ombak saat air laut pasang. 

Berikut ini akan ditampilkan beberapa foto Pantai Karangsong yang diambil dari sudut pandang penulis. Dibuat dalam kurun waktu 2012 hingga 2016.

Sampah berserakan di pantai,  2012.
Sumber: Dokumen Pribadi. 

Salah satu kapal yang nampak di dermaga pantai,  2012
Sumber:  Dokumen Pribadi. 

Suasana pagi di pantai, Mei 2012.
Sumber: Dokumen Pribadi. 

Masih suasana pagi di pantai, tampak indah dan lengang, Juli 2013.
Sumber:  Dokumen Pribadi

Pantai sedang nampak bersih, Juli 2013.
Sumber: Dokumen Pribadi
Nampak rimbunan pohon dan semak di kawasan pantai yang masih alami, September 2013.
Sumber:  Dokumen Pribadi. 

Pantai di pagi hari, nampak sudah terlihat semacam shelter, 2016.
Sumber: Dokumen Pribadi. 

Di tengah laut juga sudah dibangun shelter dari bambu, 2016.
Sumber:  Dokumen Pribadi. 

Ya, itulah beberapa foto yang mungkin bisa menjadi saksi bahwasanya ada sebuah perubahan pada suatu objek, yaitu Pantai Karangsong. Dari yang semula pantai alami, hingga akhirnya sedikit demi sedikit dikembangkan secara serius menjadi sebuah objek wisata. 

Selanjutnya, sebagai kesimpulan sekaligus menjawab pertanyaan di awal, "Apakah wajah Karangsong menjadi bukti perubahan Indramayu?" Sebagai pendatang, penulis menyatakan setuju. Selain secara fisik pantainya mempunyai wajah baru, masyarakatnya pun juga tanpa sadar ikut mengalami perubahan, yaitu mempunyai aktivitas baru berupa piknik atau rekreasi. Sebelumnya jarang ditemukan kegiatan tersebut lho, sekedar nongkrong di alun-alun atau taman kota bersama keluarga pun tidak. Apakah Anda juga setuju dengan pendapat penulis? Atau mempunyai pendapat lain? Sila kirimkan komen Anda ya!  Oya foto-foto yang menampakkan masa sekarang (2019) InsyaAllah akan penulis tampilkan di sesi lain. 

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kebaikan, salam semangat! 




Najiyyatul Ummah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar